• Manusia Dan Harapan

    Harapan itu keinginan atau sesuatu yang akan di capai agar sesuatu itu bisa terjadi
    siapa sih yang gatau harapan ?? apalagi yang sering ngarep ngarep si doi dan akhirnya di php in *eh keceplosan*
    Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya.
    Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing, Misalnya, Budi yang hanya mampu membeli sepeda, biasanya tidak mempunyai harapan untuk membeli mobil. Seorang yang mempunyai harapan yang berlebihan tentu menjadi buah tertawaan orang banyak, atau orang itu seperti peribahasa “Si pungguk merindukan bulan”
    Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan, misalnya Rafiq mengharapkan nilai A dalam ujian yang akan datang, tetapi tidak ada usaha, tidak pernah hadir kuliah, lahh gimana mau dapet nilai A kalau masuk aja jarang -_-
    Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.
    Harapan berasal dan kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.Jadi untuk mewujudkan harapan itu harus disertai dengan usaha yang sesuai dengan apa yang diharapkan Bila dibandingkan dengan cita-cita , maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk: sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintang. Antar harapan dan cita-cita terdapat persamaam yaitu :
    • keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud
    • pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik atau meningkat
    Penyebab Manusia Mempunyai Harapan
     
    Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langusung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Tidak ada satu manusiapun yang luput dari pergaulan hidup. Ditengah – tengah manusia lain itulah, seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik/jasmani maupun mental/ spiritualnya. Ada dua hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.
    • Dorongan kodrat
    Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pcmbawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan, berkata, mempunyai keturunan dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua.
    Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, bergembira, dan scbagainya. Seperti halnya orang yang menonton Pertunjukan lawak, mereka ingin tertawa, pelawak juga mengharapkan agar penonton tertawa terbahak-bahak. Apabila penonton tidak tertawa, harapan kedua belah pihak gagal, justru sedihlah mereka.
    Kodrat juga terdapat pada binatang dan tumbuh-tumbuhan, karena binatang dan tumbuhan perlu makan, berkembang biak dan mati. Yang mirip dengan kodrat manusia ialah kodrat binatang, walau bagaimanapun juga besar sekali perbedaannya. Perbedaan antara kedua mahluk itu, ialah bahwa manusia memiliki budi dan kehendak. Budi ialah akal, kemampuan untuk memilih. Kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan, sebab bila orang akan memilih, ia harus mengetahui lebih dahulu barang yang dipilihnya. Dengan budinya manusia dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang benar dan mana yang
    salah, dan dengan kehendaknya manusia dapat memilih. Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawaan dan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat atau hidup bcrsama dengan manusia lain. Dengan kodrat ini, maka manusia mempunyai harapan.
    • Dorongan kebutuhan hidup
    Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bermacam-macam kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pada garis besamya dapat dibedakan atas : kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani
    Kebutuhan jasmaniah misalnya ; makan, minum, pakaian, rumah. (sandang, pangan,
    dan papan), ketenangan, hiburan, dan keberhasilan.
    Untuk memenuhi semua kebutuhan itu manusia bekerja sama dengan manusia lain.
    Hal ini disebabkan, kemampuan manusia sangat terbatas, baik kemampuan fisik/jasmaniah
    maupun kemampuan berpikimya.
    Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia
    mempunyai harapan
  • Manusia Dan Tanggung Jawab

    MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB



    Dalam konteks sosial manusia merupakan makhluk sosial. Ia tidak dapat hidup sendirian dengan perangkat nilai-nilai selera sendiri. Nilai-nilai yang diperankan seseorang dalam jalinan sosial harus dipertanggungjawabkan sehingga tidak mengganggu konsensus nilai yang telah disetujui bersama.
    Tanggung jawab erat kaitannya dengan kewajiban. Kewajiban adalah sesuatu yang dibebankan terhadap seseorang, kewajiban merupakan tandingan terhadap hak, dan dapat juga tidak mengacu kepada hak, maka tanggung jawab dalam hal ini adalah tanggung jawab terhadap kewajibannya.
    Kewajiban dibagi menjadi dua, yaitu:
    a) Kewajiban terbatas
    b) Kewajiban tidak terbatas

    Pengertian  Tanggung Jawab


    Tanggung jawab adalah sifat terpuji yang mendasar dalam diri manusia. Selaras dengan fitrah. Tapi bisa juga tergeser oleh faktor eksternal. Setiap individu memiliki sifat ini. Ia akan semakin membaik bila kepribadian orang tersebut semakin meningkat. Ia akan selalu ada dalam diri manusia karena pada dasarnya setiap insan tidak bisa melepaskan diri dari kehidupan sekitar yang menunutut kepedulian dan tanggung jawab. Inilah yang menyebabkan frekwensi tanggung jawab masing-masing individu berbeda.
    Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja.tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban.
    Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya.Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tangung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
    Manusia yang bertanggung jawab adalah manusia yang berani menghadapi masalahnya sendiri

    MACAM – MACAM TANGGUNG JAWAB

    A. Tanggung jawab terhadap diri sendiri
    Tanggung jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengambangkan kepribadian sebagai manusia prbadi. Dengan demikian bisa memecahkan masalah-masalah kemanusiaan menganai dirinya sendiri menunrut sifat dasarnya manusia adalah mahluk bermoral namun manusia juga seorang pribadi. Karena merupakan seorang pribadi manusisa mempunyai pendapat sendiri, perasaan sendiri angan angan sendiri sebagai perwujudan dari pendapat perasaan dan angan angan masnusia berbuat dan bertindak.

    B. Tanggung jawab terhadap keluarga
    Keluarga merupakan Masyarakat kecil, keluarga terdiri dari suami-istri , ayah ibu dan anak anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkun nama baik keluarga tapi ketangung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan pendidikan dan kehidupan

    C. Tanggung jawab terhadap Masyarakat
    Pada hakekatnya manusai tidak bisa hidup tanoa bantuan omanusia lain, sesua dengan kedudukannya sebagai mahluk social. Karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain tersebut. Sehingga mdengan demikian manusia disisni merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat lain agat dapat melangsungkan hidupnya dalam masyarakat tersebut. Wajarlah apabila segala tingkat lkau dan perbuatannya harus dipertaggung jawabkan kepada masyarakat.

    D. Tanggung jawab kepada Bangsa dan Negara
    Bahwa setiap manusia adalah warga Negara suatu Negara dalam berpikir, berbuat, bertindak, ertingkah laku manusia terikat oleh norma norma atau ukuran ukuran yang dibuat oleh Negara. Manusia tidak dapat berbuat semuanya sendiri bila perbuatan manusia itu salah maka ia harus bertanggung jawab kepada Negara.

    E. Tanggung jawab terhadap Tuhan
    Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap Tuhan. Sehingga dikatakan tindakan manusia tidak lpas daei hukuman hukuman Tuhan. Yang diruangkan dalam berbagai kitab suco melalui berbagai macam agama. Pelanggaran dari hukuman hukuman tersebut akan segera diperingatkan oleh Tuhan dan jika perungatan yang keraspun manusia masih juga tidak menghiraikan maka Tuhan akan melakukan kutukan. Sebab dengan mengabaikan perintah perintah Tuhan. Berarti menginggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan terhadap Tuhan sebagai penciptanya. Bahkan untuk memenuhi tanggungjawabnya manusia harus berkorban
  • Manusia Dan Penderitaan

    Pada materi kali ini saya akan menjelaskan tentang manusia dan penderitaan di mana manusianya sendiri sebagai objeknya penderitaan sebagai subjeknya

    Penderitaan adalah suatu keadaan dimana kita merasa disakiti atau di tindas secara fisik maupun mental. Contoh secara fisik yaitu : mengalami suatu musibah, terkena penyakit, dll. Contoh secara mental yaitu : mendapat cacian, di kecewakan, di kucilkan, di khianati dan di tinggalkan.

    Dalam pengertian lain, penderitaan berasal dari kata "derita" ,dan kata derita berasal dari bahasa sansekerta "dhra" yang artinya menahan atau menanggung. Penderitaan bisa saja di alami oleh semua orang. Penderitaan sesorang belum tentu sama dengan penderitaan yang di alami oleh orang lain. Tingkat intensitas penderitaan juga bertahap yaitu dari yang ringan hingga yang berat. Penderitaan merupakan langkah awal sesorang untuk bangkit dari keterpurukan agar menjadi lebih baik dari sebelumnya 

    PENDERITAAN, MEDIA MASA DAN SENIMAN
    Dalam dunia modern sekarng ini kemungkinan terjasi penderitaan itu lebih besar. Hal ini telah di buktikan oleh kemajuan teknologi dan sebagainya menyejahterkan manusia dan sebagian lainnya membuat manusia menderita. Penciptaan bom atom, reactor nukir, pabrik senjata, peluru kendali, pabrik bahan kimia merupakan sumber peluang terjadinya penderitaan manusia. Hal ini sudah terjadi seperti bom atom di Hirosyima dan Nagasaki, kebocoran reactor nuklir di Uni Soviet, kebocoran gas beracun di India, pengunaan peluru kendali dalam perang Irak dan yang baru – baru ini terjadi di Jepang tepatnya di Fukushima terjadi ledakan reactor nuklir yang menyebabkan radiasi nuklir yang membahayakan kesehatan manusia,akibatnya masyarakat sekitar yang tinggal di daerah tersebut harus di ungsikan ke tempat yang lebih aman.
    Berita mengenai penderitaan manusia silih berganti mengisi lembaran Koran, layar TV. Pesawat radio, dengan maksud supaya semua orang yang menyaksikan ikut merasakan dari jauh penderitaan manusia. Dengan demikian dapat menggugah hati manusia untuk berbuat sesuatu. Nyatanya tidak sedikit bantuan dari para dermawan dan sukarelawan berupa material atau tenaga untuk meringankan penderitaan dan penyelamatan mereka dari musibah ini.
    Media massa merupakan alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa – peristiwa penderitaab manusia secara cepat kepada masyarakat. Dengan demikian masyarakat dapat segera menilai untuk menentukan sikap antara sesame manusia terutam bagi yang merasa simpati. Tetapi tidak kalah pentingnys komunikasi yang dilakukan para seniman melalui karya seni, sehingga para pembaca, penonton dapat menhayati penderitaan sekaligus keindahan karya seni. Sebagai contoh bagaimana penderitaan anak bernama Arie Hangara yang mati akibat siksaan orang tuanya sendiri yang di filmkan dengan judul “Arie Hangara”.
    PENDERITAAN DAN SEBAB-SEBABNYA
    Penyebab penderitaan juga macam-macam. Ia datang kepada kita dalam bentuk sakit, gagal dalam usaha, diperlakukan secara tidak adil, mengalami duka cita karena kematian orang yang kita kasihi, musibah seperti bencana alam. Singkatnya ada banyak penyebab penderitaan. Apa pun penyebabnya, penderitaan selalu ada. Ia seperti bayang-bayang yang selalu menyertai hidup. Hanya orang yang sudah meninggal saja yang tidak mengenal dan mengalami penderitaan. Atau mungkin juga orang mati menderita. Kita belum tahu itu, karena kita belum mengalami sendiri.Apabila kita kelompokkan secara sederhana berdasarkan sebab – sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat diperinci sebagai berikut :
    Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
    Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Penderitaan yang terkadang disebut nasib buruk ini dapat diperbaiki bila manusia itu mau berusaha untuk memperbaikinya.
    Penderitaan yang timbul karen penyakit, siksaan / azab Tuhan
    Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab Tuhan. Namun kesabaran, tawakal dan optimisme merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu.
    PENGARUH PENDERITAAN
    Penderitaan ada manfaatnya. Ia mendekatkan kita kepada Allah, kata seorang pemikir yang lain bernama Harlod A Bisley. “Penderitaan adalah kesempatan yang baik untuk berdoa. “Waktu hujan tidak turun dan tanaman di kebun mulai layu dan ada ancaman kegagalan panen, banyak orang berdoa. Kita cepat-cepat datang kepada Tuhan waktu pencobaan datang.”Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negatif. Sikap negatif misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sikap ini di ungkapkan dalam pribahasa “Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna”, “Nasi sudah menjadi bubur”. Kelanjutab dari sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, misalnya anti kawin atau tidak mau kawin, tidak punya gairah hidup.
    Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan, dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan. Sikap positif biasanya kreatif, tidak mudah menyerah, bahkan mungkin timbul sikap keras atau sikap anti, misalnya anti kawin paksa, ia berjuang menentang kawin paksa; anti ibu tiri, ia berjuang melawan sikap ibu tiri; anti kekerasan, ia beruang menentang kekerasan, dan lain – lain.
    Apabila sikap negatif dan sikap positif ini dikomunikasikan oleh para seniman kepada para pembaca, penonton, maka para pembaca, para penonton akan memberikan penilaiannya. Penilaian itu dapat berupa kemauan untuk mengdakan perubahan nilai – nilai kehidupan dalam masyarakat dengan tujuan perbaikan keadaan. Keadaan yang sudah tidak sesuai ditinggalkan dan diganti dengan keadaan yang lebih sesuai. Keadaan yang berupa hambatan harus disingkirkan
  • Story

    Mungkin terlalu rumit untuk menceritakan hal ini, tapi ntah mengapa ada hal yang ingin aku ceritakan mungkin asalnya dari hatiku yang paling dalam..

    *Berawal dari ospek masuk kampus*

    awalnya aku bertanya tanya "ospek itu ngapain aja sih ?" "dan apa yang di lakukan ?"
    setelah itu aku mulai makin tertarik dengan hal yang membuat penasaran itu..
    dan hari di mana ospek hari pertama dan terakhir sih mungkin karena hanya satu hari saja..
    dan hari itu pun tiba.. *sesampainya aku di kampus* "aduh parkiran penuh nih gimana ?" "yaudah lah parkir di pinggir aja* kemudian saat itu aku sedang mempersiap kan apa saja yang harus di bawa dan di lakukan saat ospek *tiba-tiba seseorang mendekat dan bertanya*

    "Jurusan apa ?"
    gw : "Sistem Informasi kalau lu ?"
    "ohh, sama dong, bareng yaa kedalemnya ?"
    gw : "ohh, yaudah.."
    "oiia ngomong ngomong bawa pita warna ungu ?"
    gw : "bawa kok, tapi kecil.."
    "masih punya lagi ga ?, boleh minta ?"
    gw : "sebentar gw liat dlu, . . . oh masih ini, mungkin cocok.."
    "ahh thanks yaa, yuk kita masuk kampus mengikuti ospek.."
    gw : "ahh iya, yuk..."
    *sesampainya masuk gerbang kampus*
    gw : "aduh ada apa lagi ini kaka kaka kelas malah seperti merazia -_-"
    kaka pembimbing ospek : "semuanya membawa persyaratan untuk ospek kan ?"
    gw dan anak-anak yang lain : "bawa kak.."
    kaka pembimbing ospek : "kalau kalian semua membawa masuk kebarisan yang sudah di atur yaa.."
    gw : "oke.. (muka ga bersemangat)"

    *pada saat itu aku langsung masuk kebarisan yang ntah di mana -_-*

    kemudian kaka pembimbing ospek mendata nama mahasiswa baru di kampus kami

    kaka pembimbing ospek : "sekarang data diri kalian isi form ini dengan lengkap yaa.."
    gw : "isi yaa.. ?" *dalam hati berbicara*
    kemudian aku dan yang lain pun selesai mengisi form tersebut dan kaka pembimbing pun berkata
    kaka pembimbing ospek : "oke kalau sudah di kumpulkan di saya yaa.."
    gw : *bergegas mengumpulkan form biodata* *kemudian kembali kebarisan*

    *tiba-tiba secara tidak langsung aku melihat sosok perempuan di sebelah barisanku* aku pun kaget pada saat itu dan berbisik dalam hati *cantiknyaaa...* dalam hati berkata ntah perasaan apa itu tapi rasanya begitu indah pada saat itu aku pun coba - coba meliriknya sesekali dan membuat muka ku mungkin terlihat merah yaa ntah apalah itu ..

    *tiba - tiba perempuan itu melihat ke arahku*
    aku pun pura tidak melihat yaa bisa di bilang pura - pura gatau lah, pas ku lihat lagi dia sudah tidak melihat ku *perasaan macam apa ini membuat hati berdetak cepat dan tak bisa berkata apa - apa"
    lalu kaka pembimbing yang ada di barisanku pun berkata

    kaka pembimbing ospek : "tulis di kertas selembar nama kalian, no telp, dan email, mungkin untuk acara seminar yang di adakan nanti"
    gw dan yang lain : *Bergegas mengisi data tersebut*
    dan rasa penasaran tentang perempuan itu pun berlanjut, aku pun bertanya - tanya dalam hati "siapa sih namanya dia" padahal dia sendiri ada di samping barisan ku, dan aku pun diam diam mencari nama si perempuan itu lewat data itu "ahh akhir nya ketemu jadi namanya... dia (lupa namanya :p)"

    *kemudian tiba-tiba kaka pembimbing ospek pun mengadakan games* mungkin menurut mereka lucu tapi menurut ku ini rumit -_- berpegangan tangan dengan seorang gadis yang pertama kali bertemu dan menyebutnya cantik, gamenya itu jadi dari barisan itu saling berpegangan tangan dengan teman yang ada di samping, depan, maupun belakang dan membentuk lingkaran dan di situ ada sebuah sarung di barisan paling depan siapa cepat memutari sarung tersebut sampai balik lagi ke barisan depan tim mereka yang menang *kemudian aku pun berfikir sejenak* apakah tidak apa memegang tangan seorang gadis yang belum di kenal ? *dalam hati berbicara* aku pikir yaudah lah dari pada tidak sama sekali lalu aku pun berbicara dengan gadis yang aku bilang cantik tersebut..

    gw : "hey.. apakah tidak apa apa kita berpegangan tangan (gugup, muka merah, malu-malu aaaaarggghh perasaan apa ini -_-)"
    dia : "gapapa kok ini hanya game jadi relax aja anggap saja kita sudah kenal lama (sambil tersenyum ke arahku)"
    gw : "*tiba-tiba aku terdiam sejenak* ntah apa yang ada dalam pikir ku ragu ragu untuk memegang tanganya dan betapa cantiknya dia saat tersenyum, kemudian aku pun mencoba memberanikan tangan ku untuk memegang tangannya dengan rasa gugup
    dia : *hanya terdiam dan memegang tanganku*
    gw : "dalam hati berkata *pertama kali aku memegang tangan seorang gadis yang begitu lembut* dan aku pun berkata "maaf yaa merepotkan soalnya untuk pertama kalinya gw memegang tangan seorang gadis, tidak apa apa kan.. ?"
    lagi lagi dia hanya tersenyum dan berkata
    dia : "gapapa kok.. ini juga pertama kalinya aku megang tangan cowok (sambil tersenyum ke arahku)"
    dan tiba tiba gw berfikir dan berbicara dalam hati *apa ini sebuah keberuntungan, atau kesempatan dalam kesempitan ?) ah sudah lah lupakan*
    gw : "semangat yaa, mohon kerjasamanya hehe (sambil menghilangkan rasa gugup aku pun tidak melihat kewajahnya -__-)"
    dan akhirnya game pun berakhir

    To Be Continued...
  • Keindahan Laut Bunaken

    Menurut saya keindahan laut cukup membuat saya kagum, mengapa ? karena banyak keindahan keindahan di dalamnya seperti terumbu karang, ikan-ikan yang sedang berenang dan lainya
    Taman Laut Bunaken adalah Salah satu wisata air yang cukup terkenal di Sulawesi

    "Tahukah Anda dulu sebelum tahun 1970-an tak seorang pun pernah mendengar nama Bunaken berikut keindahan yang ada di dalam perairannya. Hingga suatu ketika tahun 1974, NDC atau Nusantara Diving Club yang merupakan salah satu klub selam tertua di Indonesia melakukan ekspedisi pencarian lokasi destinasi selam di kawasan perairan seluruh Indonesia.
    Menyadari begitu indahnya besarnya potensi wisata selam di perairan Bunaken, Sulawesi ini, mereka pun lantas secara perlahan ikut merintis embrio industri selam di kawasan itu serta institusi selam dengan memaksimalkan potensi SDM lokal yang ada.  Bukan tanpa tujuan langkah ini dijalankan lantaran penting untuk dilaksanakan guna mempersiapkan mereka dalam sistem pengelolaan instruktur destinasi selam seperti akomodasi, fasilitas pendukung wisata selam dan yang lainnya"

    Taman Laut Bunaken di Manado berjarak sekitar 7m mil laut dari pantai Manado, tepatnya berada di perairan Pulau Bunaken itulah kenapa Taman Laut ini kerap disebut dengan Taman Nasional Bunaken. Di taman laut ini anda bisa menemukan beberapa titik penyelaman yang bisa anda jelajahi untuk menyaksikan keindahan taman laut yang disajikan secara langsung di bawah terik matahari dan gelombang tenang perairan Pulau Bunaken. Namun bagi anda yang tidak bisa menyelam, anda tetap bisa menikmati 390 terumbu karang yang ada di taman laut ini dengan menggunakan perahu semi selam yang berdinding kaca sehingga pemandangan di luar kapal terlihat dengan jelas dari dalam kapal ini.
    Keindahan Taman Laut Bunaken
    Taman Nasional Bunaken terletak diantara 3 pertemuan habitat karang, hal inilah yang membuat taman laut yang satu ini menjadi tempat berkembang nya beberapa spesies alga dan spesies ikan khas perairan Manado, menurut data ada sekitar 90 spesies ikan yang bisa anda temui di perairan ini mulai dari ikan Napoleon hingga ikan raja laut yang terkenal sebagai ikan purba bisa anda temukan disini. Selain indah pada bagian bawah laut nya, keindahan alam di bagian darat dan kuliner khas yang ditawarkan oleh masyarakat sekitar merupakan daya tarik khusus bagi para pelancong yang ingin bersantai menikmati liburan karena anda.

    Keindahan Taman Laut Bunaken

    Taman Nasional Laut Bunaken Manado sebagai taman laut terindah di dunia memiliki keanekaragaman jenis organisme akuatik yang langka seperti ikan duyung, dugong-dugong, lumba-lumba dan berbagai jenis ikan hias seperti Hippocampus sp., kima raksasa, penyu sisik, penyu hijau. Di wilayah dataran terdapat monyet hitam (Macaca nigra).Taman Nasional Laut Bunaken Manadotermasuk beriklim tropis dengan curah hujan berkisar antara 2.000 – 3.000 mm per tahun, suhu udara antara 260 – 310 C. Musim kunjungan terbaik adalah pada bulan Mei s/d Agustus.
    Kendati telah dilindungi dengan undang-undang yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia namun saat ini Taman Nasional Bunaken menghadapi masalah dalam hal konservasi terumbu karang karena beberapa kali masih ditemukan penambangan terumbu karang oleh beberapa pihak yang bisa mengancam kelangsungan hidup terumbu karang itu sendiri maupun spesies ikan yang ada di dalam nya.
  • Manusia Dan Cinta Kasih Sayang

    Manusia dan cinta kasih. Manusia dan cinta kasih itu sudah menjadi seperti satu kesatuan dimana manusianya sendiri sebagai objek dan cinta kasih sebagai subjeknya dari manusia

    Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi atau suatu perasaan yang positif dan diberikan pada manusia atau benda lainnya


    Kasih Sayang adalah Rasa yang timbul dalam diri hati yang tulus untuk mencintai, menyayangi, serta memberikan kebahagian kepada orang lain , atau siapapun yang dicintainya


    nah.. saya ingin bercerita mungkin tentang seseorang yang saya kagumi atau bisa di bilang yang saya suka sebut saja nama panggilannya "Nana"




    Nana itu sosok perempuan yang menurut saya itu baik, cantik, lugu dan agak sedikit pendiam sih mungkin awalnya saya belum mengenal dia semenjak jamannya smp, tidak hanya itu rasa penasaran ingin tau saya "siapa sih dia dari kelas mana sih dia", dan akhirnya saya mencari tau namanya, lewat sosial media dan akhirnya ketemu nih namanya "nana"

    pada saat itu saya mencoba massage lewat sosial media hanya sekedar iseng ingin tau sekolah di mana sih dia lalu saya menambahkan dia sebagai teman dan “Sekarang lihat aboutnya”
    “Ya ampun ternyata kita satu SMP, dan kamu punya ketertarikan yang sama, sama gua. Well, mungkin kita bisa berteman akrab nih nanti, semoga aja deh”




    tiba tiba aku kaget, ternyata aku berbicara sendiri, aku tidak pernah melakukan itu, meskipun aku orang yang tertutup dan tidak pernah terbuka mungkin aku senang dengan kepribadianku, yang tidak semua orang mengetahui, begitupun aku, aku sangat tertarik dengannya yang membuat saya penasaran hampir seharian melihat foto foto nya di sosial media rasa penasaran saya berlanjut sampai besok, keesokan harinya di sekolah di jam istirahat saat asik duduk di kantin dan dengan mata yang hampir berair aku melihat sebuah wajah yang rasa-rasanya sangat familiar dan benar-benar kukenal.

    Dialah orangnya, orang yang benar-benar ingin kutemui, saat kulirik melihat si dia, lalu nana pun tersenyum seolah olah sudah mengenal begitu lama , kemudian hatiku merasa begitu senangnya dan tak bisa di bayangkan bagaimana rasanya, saat ingin memanggil namanya ntah kemana tiba tiba dia menghilang ntah masuk kelas atau kemana pada saat itulah aku hanya bisa mengaguminya dari jauh aku hanya dapat mengagumimu, hanya sebatas itu. Karena aku pun tahu, mungkin kau takkan pernah bisa membuat tempat disana untukku, di hatimu
  • Something To Admire (Cerpen)

    Mungkin pada saat mulutku berkata “aku tak bisa”, hatiku terasa memberontak dan sakit. Tapi kenyataan memaksaku untuk berkata seperti itu, aku merasa tidak ada lagi jalan yang dapat kutempuh, bahkan jalan yang selama ini kuanggap terang, seketika menjadi gelap, karena aku tahu tidak ada hatimu lagi disana.
    Setiap hari aku selalu bertanya “Adakah kau menangis juga sama sepertiku? Adakah kau melihat bulan yang sama, di bawah langit malam ini, sama sepertiku?”
    Ini membuatku merasa menyerah, bukan menyerah untuk menunggumu, tetapi aku menyerah pada sebuah kenyataan bahwa kau disana, tidak sedikit pun berpikir tentangku. Mungkin aku tidak benar-benar tahu bagaimana perasaanmu kepadaku, tapi ada sesuatu yang lain berbicara padaku, meski hati dan pikiran ini berusaha menolaknya.
    Ya sesuatu itu, yang kutolak sekaligus kukagumi dan bahkan kuinginkan untuk menjadi milikku.
    TING!!!
    “Wahh, masih ada juga yah yang mau nginbox gua. Bukannya semua orang gak ada yang benar-benar peduli”
    Kuarahkan jemariku pada sesuatu yang bertuliskan Inbox(1).
    Dan ternyata, sesuatu yang tidak kukenal namanya, mengirimkan sesuatu.
    “Kak, kayaknya aku satu sekolah sama kakak deh?”
    Aku memang sempat berpikir lama, siapa dia ini, mengapa sapaannya begitu akrab, aku tak habis pikir.
    “Seriusan dek? Berarti bareng dong nih?”
    “Iya kak, oh iya kakak kelas berapa memang?”
    “Oh, itu. Aku sekarang kelas 12”
    Perasaan yang aneh muncul, setelah mataku melotot terlalu lama untuk menunggu balasan, pikiran aneh kembali lagi “Ada apa ya sama anak ini, Cuma balasan inbox aja gua nunggu sampai jantung mau copot gini sih!”
    TING!!!
    Langsung saja aku berlari menuju sumber bunyi itu, yang kupikirkan hanyalah aku harus membalasnya, aku tidak ingin kehilangan momen percakapan dengan anak misterius ini. Aku ingin tahu lebih dalam.
    “Kakak jurusan apa sih?”
    “Saya jurusan IPA dek hhhh?”
    “Nanti saya mau masuk jurusan MTK deh kak, ada gak sih?”
    “Hhhh, kalo MTK gak ada dek, yang ada Cuma IPA sama IPS dek”
    “Yahhh, sial, berarti gua ditipu dong?”
    “Sudahlah, yang penting belajar yang rajin buat dapetin apa yang kamu pengen, pokoknya saya mendukung kamu lah dek”
    Tak kusadari ternyata tanganku bergetar dan keringatku keluar membasahi sekujur telapak tangan, aku terlalu gugup hanya untuk membalas inbox nya. Ini seperti sedang berinteraksi dengan makhluk yang tidak kuketahui apa dan darimana asalnya.
    Sudah lumayan lama aku menunggu balasan darinya, tetap disertai dengan gemetaranku yang tidak kunjung berhenti. Dan hingga larut malam, tak ada satu balasan yang datang dan membuatku kembali gemetaran.
    Yang selalu aku pikirkan selama 2 hari ini adalah, bagaimana aku nanti jika bertemu dengannya, bisakah aku berteman dengannya.
    Selama ini aku selalu berfikir “Ini bukanlah dunia nyata, ini hanyalah dunia buatan, semua orang dapat membuat pribadi mereka sendiri”
    Dengan rasa penasaran yang amat sangat, aku membuka laptop ku, aku berencana berkunjung ke rumah seseorang dan mampir ke berandanya.
    “Ayo dong connect, lama amat ya, harus cepet-cepet tau ini”
    Aku memang selalu tertarik pada kepribadian seseorang. Aku memang banyak belajar tentang kepribadian, baik dari dunia nyata dan dunia tidak nyata.
    “Siiip lahh, langsung kita meluncur”
    Tidak butuh waktu yang cukup lama, akhirnya aku bisa masuk inbox yang membuatku menjadi anak aneh.
    “Ouuww, itu dia namanya, tinggal copy terus paste di kotak pencarian”
    Aku lakukan semua itu, semua yang ada di otakku. Dan aku sampai di rumahnya yang terbilang cukup indah. Ya, benar cukup indah, karena dihiasi foto profilnya yang tidak pernah kukenal sebelumnya.
    “Sekarang lihat aboutnya”
    “Ya ampun ternyata kita satu SMP, dan kamu punya ketertarikan yang sama, sama gua. Well, mungkin kita bisa berteman akrab nih nanti, semoga aja deh”
    Sontak aku kaget, ternyata aku berbicara sendiri, aku tidak pernah melakukan itu, meskipun aku orang yang tertutup dan tidak pernah terbuka.
    Mungkin aku senang dengan kepribadianku, yang tidak semua orang mengetahui, begitupun aku, aku sangat tertarik dengan kemisteriusan, dan berusaha mencari jawaban. Atau mungkin karena ketertarikan ku itulah yang membuatku menjadi misterius, menurutku.
    Hampir seharian aku selalu melihat ke dalam rumahnya, tetapi tetap saja tidak ada tanda-tanda kehidupan. Dan
    TING!!!
    “Iya kak, oh iya kak, besok tanggal 9 bawa apaan ya ke sekolah?”
    “Wahh kalo itu kakak kurang tau juga dek, ntar ya aku tanyain temen aku dulu”
    “Oke kak, tolong ya kak”
    Aku langsung mengetik pesan singkat dengan cepat. Dan seketika sesuatu berngiang di kepalaku “Ternyata dia bukan tidak membalas pesan itu, dia hanya sudah pergi”
    Lama aku menunggu balasan pesan singkat temanku itu.
    Aku melihatnya masih on dan aku merasa bahagia melihat titik hijau itu masih menyala di tab buddy list ku.
    Dan akhirnya.
    “Tanggal 9 bawa alat-alat kebersihan bro”
    “Ok, thanks lah ya bro”
    “Ok sama sama lah?”
    Langsung saja ku berpindah ke sisi lain handphone berpindah tasks dengan hati hati, lalu aku mengetik.
    “Ini dek, katanya besok tanggal 9 bawa alat kebersihan, apa aja terserah”
    “Oh gitu ya kak, kata temen aku sih juga gitu, tapi aku gak yakin sama anak itu, ya udah, makasih banyak ya kak”
    “Sama-sama dek berjuang ya, hhhhh”
    Hanya sedikit hari ini dapat kulihat dari anak ini, semuanya masih kurang cukup, aku harus mengetahui lebih dalam lagi.
    Lagi, aku mampir ke rumahnya, dan mengingat-ingat gambar wajahnya, mungkin aku bisa mengenalnya lebih dalam.
    Dan tiba saatnya hari pertama dimana aku dapat bertemu dengan sosok misterius ini, waktu dimana yang selalu aku tunggu selama beberapa minggu ini.
    Tetapi hingga akhir jam sekolah aku tidak dapat menemukannya. Dan dengan mata yang hampir berair aku melihat sebuah wajah yang rasa-rasanya sangat familiar dan benar-benar kukenal. Dialah orangnya, orang yang benar-benar ingin kutemui. Tetapi semua berlalu begitu cepat, terlalu cepat untuk menghilang.
    Tetapi saat-saat itu sangatlah berharga, aku takkan bisa melupakannya, selama 2 tahun yang cukup panjang bagi seseorang untuk melupakan yang lain, dan aku tersadar bahwa 2 tahun itu memaksaku untuk melupakannya sosoknya.
    Aku benar-benar terkejut, ternyata dialah orang yang pernah aku lihat dan mungkin selalu aku perhatikan.
    Aku merasa bersalah dengan melupakannya, dan bertemu disaat aku tidak mengingat apa-apa tentangnya.
    Semakin aku mencoba mengingat sebuah bintik kecil kenangan, semakin aku tergelincir ke dalam kesesakan yang membuatku lupa akan hal itu.
    Libur yang panjang setelah pertemuan itu, selalu aku habiskan dengan berpikir bagaimana ini bisa terjadi.
    Dan bahkan hingga sekarang aku tak dapat berkata ataupun menyapanya. Aku merasa takut akan sebuah kehilangan, tetapi tanganku terlalu takut untuk menggenggam agar aku tak kehilangan.
    Aku hanya berani menatapnya dari dalam jendela kelas yang membatasiku dengannya, aku hanya mampu melihatnya dari kejauhan, tanpa berani berkata “hei”.
    Aku bahkan tidak tahu, apakah dia menyadari akan keberadaanku ini. Aku selalu menulis, dan aku membuat pesan di dalamnya. Tetapi apakah pesanku tersampaikan dengan baik kepadanya? Aku tidak mengerti, dan aku mungkin tidak akan pernah mengerti.
    Apa ini semua? Untuk apa semua ini terjadi?
    Tiap kali aku melihat ke arahmu, ada sesuatu yang kukirimkan dan berharap kau menerimanya, dan aku mendapatkan sebuah reply yang kuharapkan. Yah, tapi tidak semua terjadi secara menyenangkan. Yang aku dapatkan memanglah setimpal, tapi sesuatu yang ku kirimkan itu, kau tidak menerimanya. Semua ini semakin membuatku yakin akan sesuatu tentang dirimu. Dan itu semua akan menjadi kenangan yang benar-benar nyata bagiku.
    Aku hanya dapat mengagumimu, hanya sebatas itu. Karena aku pun tahu, mungkin kau takkan pernah bisa membuat tempat disana untukku, di hatimu.
  • Copyright © 2014 - Nisekoi - All Right Reserved

    += Welcome To My Blog =+ Powered by Blogger - Designed by Anggi Setiawan