Cybercrime
Cybercrime
istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Termasuk ke dalam kejahatan dunia maya antara lain adalah penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit/carding, confidence fraud, penipuan identitas, pornografi anak, dll.
Walaupun kejahatan dunia maya atau cybercrime umumnya mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer sebagai unsur utamanya, istilah ini juga digunakan untuk kegiatan kejahatan tradisional di mana komputer atau jaringan komputer digunakan untuk mempermudah atau memungkinkan kejahatan itu terjadi.
Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai alat adalah spamming dan kejahatan terhadap hak cipta dan kekayaan intelektual. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai sasarannya adalah akses ilegal (mengelabui kontrol akses), malware dan serangan DoS. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai tempatnya adalah penipuan identitas. Sedangkan contoh kejahatan tradisional dengan komputer sebagai alatnya adalah pornografi anak dan judi online. Beberapa situs-situs penipuan berkedok judi online termasuk dalam sebuah situs yang merupakan situs kejahatan di dunia maya yang sedang dipantau oleh pihak kepolisian dengan pelanggaran pasal 303 KUHP tentang perjudian dan pasal 378 KUHP tentang penipuan berkedok permainan online dengan cara memaksa pemilik website tersebut untuk menutup website melalui metode DDOS website yang bersangkutan. Begitupun penipuan identitas di game online. Dengan hanya mengisi alamat identitas palsu, game online tersebut bingung dengan alamat identitas palsu. Jika hal tersebut terus terus terjadi, maka game online tersebut akan rugi/bangkrut.
Jenis jenis penipu dunia maya secara umum :
Iklan Jual beli :
Anda pasang iklan rumah misalnya, lalu ada orang yang mau kasih uang muka tanpa melihat rumah dulu. Anda diminta ke ATM lalu transfer ke mereka. Hal ini biasanya dilakukan oleh orang Indonesia.
Online Shop :
Berbagai jenis penipuan online shop, menjual barang apa saja yang sedang trend. Mereka membuat page menarik dan menampilkan barang-barang idaman yang sangat menawan. Harganya murah meriah. Anda tentu saja tergiur ingin membeli. Lalu tranfer uang dan anda diperlihatkan foto bahwa barang siap dikirim, tetapi tak pernah sampai. Saat anda bertanya, si penipu alasan harus declare barang dan ada biaya. Percayalah puluhan juta habis uang anda, barang itu tak pernah ada. Jika anda mulai curiga, mereka akan putuskan semua kontak.
Hadiah :
Anda dinyatakan dapat hadiah dari Sido Muncul, Telkomsel, dll dengan menggunakan website gratisan yang serupa atau mirip dengan website asli. Pada akhirnya anda diminta mengirim uang administrasi.
Bisnis :
Diajak berbisnis dan kita diminta menanamkan modal, bukannya untung yang ada buntung. Jika pelaku orang Nigeria, biasanya mereka berpura-pura mau mengajak berbisnis tetapi sesungguhnya diajak membuat dolar palsu. Percayalah uang anda melayang ditukar dengan kertas.
Uang Dalam Paket :
Dicari calon korban yang lugu, percaya saja mau dititipkan uang dari Afganistan. Padahal nantinya anda akan diminta untuk membayar biaya kirim, sertifikat paket tidak boleh dibuka, sertifikat paket uang bukan money laundring, asuransi, denda, tax tanpa ada habisnya. Kalau pakai logika tidak ada uang dimasukkan di dalam box lalu di kirim menggunakan pesawat. Percayalah ratusan juta melayang, paket uang itu tak pernah ada. Pelaku biasanya orang-orang Nigeria yang bekerja sama dengan orang lokal.dan pintarnya lagi permintaan uang bertahap. artinya korban sdh kadung basah maka tdk sulit utk membayar.
Computer Kena Virus
Anda ditelepon orang yang mengaku dari Microsoft dan mengatakan komputer anda kena virus. Lalu dipandu untuk melakukan ini itu akhirnya diminta bayar fee. Percayalah komputer anda tidak apa-apa. Pelaku menelepon dari India lewat Skype dan random call kemana-mana.
Scammer cinta :
Orang Indonesia banyak tertipu dengan cinta maya. Jika penipunya adalah wanita, dia akan memakai foto wanita bertubuh seksi. Kalau pelaku adalah pria, dia akan memakai foto tampan. Foto-foto tersebut mereka curi dari internet. Scammer Nigeria biasanya memakai foto US Army, scammer Indonesia memakai foto polisi, tentara, pramugara, model, dll. Kata-kata yang mereka ucapkan sangat romantis, janji hadiah mewah, menikah, mutasi, dll. Percayalah tujuan mereka hanya satu yaitu menipu uang anda.
Virus
- Autoit Variant
Hampir kebanyakan varian dari virus import berbasis script ini menggunakan icon mirip seperti folder. Virus ini memiliki kemampuan untuk melakukan auto update ke beberapa situs, seperti yang dilakukan oleh salah satu variannya, Autoit.CA, yang banyak dilaporkan. Ia juga dapat memanfaatkan Yahoo! Messenger sebagai media perantara penyebarannya dengan mengirimkan pesan berisi link ke setiap contact person yang ada di Y!M korban. - Worms
Worm adalah program komputer yang sangat mirip dengan virus, memiliki kemampuan untuk me replikasi diri dan bisa menyebabkan efek negatif di sistem komputer kita. Tapi Worms dapat dideteksi dan dihilangkan dengan perangkat lunak antivirus. - Persembunyian: umumnya ini menyebar melalui e-mail dan jaringan internet kita. Worms tidak menginfeksi file atau merusak, tetapi Worms meniru begitu cepat sehingga seluruh jaringan kita akan runtuh. - Contoh nya: PSWBugbear.B, Lovgate.F, Trile.C, Sobig.D, Mapson Cara Mengatasi nya : Instal antivirus versi terbaru. - Discusx.vbs
Virus VBScript yang satu ini, memiliki ukuran sekitar 4.800 bytes. Dia akan mencoba menginfeksi di beberapa drive di komputer kita, termasuk drive flash disk, yang ketika terinfeksi akan membuat file autorun.inf dan System32.sys.vbs pada root drive tersebut. Selain itu, ia pun akan mengubah caption dari Internet Explorer menjadi “.::Discus-X SAY MET LEBARAN! [HAPPY LEBARAN ?!]::.”.
Perbandingan Profesi Polisi Dan Dokter
Polisi
Tugas dan Wewenang
Tugas pokok Kepolisin Negara
Republik Indonesia adalah:
memelihara keamanan dan ketertiban
masyarakat;
menegakan hukum, dan
memberikan perlindungan, pengayoman,
dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam melaksanakan tugas pokok
tersebut Polri melakukan:
melaksanakan pengaturan, penjagaan,
pengawalan, dan patroli terhadap kegiatan masyarakat dan pemerintah sesuai
kebutuhan;
menyelenggaran segala kegiatan dalam
menjamin keamanan ketertiban dan kelancaran lalu lintas di jalan;
membina masyarakat untuk
meningkatkan parsipasi masyarakat, kesadaran hukum masyarakat serta ketaatan
warga masyarakat terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan;
turut serta dalam pembinaan hukum
nasional;
memelihara ketertiban dan menjamin
keamanan umum;
melakukan koordinasi, pengawasan,
dan pembinaan teknis terhadap kepolisian khusus, penyidik pegawai negeri sipil,
dan bentukbentuk pengamanan swakarsa;
melakukan penyelidikan dan
penyidikan terhadap semua tindak pidana sesuai dengan hukum acara pidana dan
peraturan perundang-undangan lainnya;
menyelenggarakan indentifiksi
kepolisian, kedokteran kepolisian, laboratorium forensik dan psikologi
kepolisian untuk kepentingn tugas kepolisian;
melindungi keselamatan jiwa raga,
harta benda, masyarakat, dan lingkungan hidup dari gangguan ketertiban dan/atau
bencana termasuk memberikan bantuan dan pertolongan dengan menjunjung tinggi
hak asasi manusia;
melayani kepentingan warga
masyarakat untuk sementara sebelum ditangani oleh instansi dan/atau pihak yang
berwenang;
memberikan pelayanan kepada
masyarakat sesuai dengan kepentingan dalam lingkungan tugas kepolisian; serta
melaksanakan tugas lain sesuai
dengan peraturan perundang-undangan, yang dalam pelaksanaannya akan diatur
lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.
Agar dalam pelaksanaan tugas-tugas
kepolisian sebagaimana tersebut di atas dapat berjalan dengan baik, pelaksanaan
tugasnya itu dapat dipatuhi, ditaati, dan dihormati oleh masyarakat dipatuhi
dalam rangka penegakan hukum, maka oleh Undang-undang Polri diberi kewenangan
secara umum yang cukup besar antara lain;
menerima laporan dan/atau
pengaduan;
membantu menyelesaikan perselisihan
warga masyarakat yang dapat menggangu ketertiban umum;
mencegah dan menanggulangi tumbuhnya
penyekit msyarakat;
mengawasi aliran yang dapat
menimbulkan perpecahan atau mengancam persatuan dan kesatuan bangsa;
mengeluarkan peraturan kepolisian
dalam lingkup kewenangan administratif kepolisian;
melaksanakan pemeriksaan khusus
sebagai bagian dari tindakan kepolisian dalam rangka
pencegahan;
melakukan tindakan pertama di tempat
kejadian;
mengambil sidik jari dan identitas
lainnya serta memotret seseorang;
mencari keterangan dan barang bukti;
menyelenggarakan Pusat Informasi
Kriminal Nasional;
mengeluarkan surat izin dan/atau
surat keterangan yang diperlukan dalam rangka pelayanan masyarakat;
memberikan bantuan pengamanan dalam
sidang dan pelaksanaan putusan pengadilan, kegiatan instansi lain, serta
kegiatan msyarakat;
menerima dan menyimpa barang temuan
untuk sementara waktu.
Dokter
Secara
operasional, definisi “Dokter” adalah seorang tenaga kesehatan (dokter) yang
menjadi tempat kontak pertama pasien dengan dokternya untuk menyelesaikan semua
masalah kesehatan yang dihadapi tanpa memandang jenis penyakit, organologi,
golongan usia, dan jenis kelamin, sedini dan sedapat mungkin, secara
menyeluruh, paripurna, bersinambung, dan dalam koordinasi serta kolaborasi
dengan profesional kesehatan lainnya, dengan menggunakan prinsip pelayanan yang
efektif dan efisien serta menjunjung tinggi tanggung jawab profesional, hukum,
etika dan moral. Layanan yang diselenggarakannya adalah sebatas kompetensi
dasar kedokteran yang diperolehnya selama pendidikan kedokteran.
Kompetensi
yang harus dicapai seorang dokter meliputi tujuh area kompetensi atau
kompetensi utama yaitu:
1. Keterampilan komunikasi
efektif.
2. Keterampilan klinik dasar.
3. Keterampilan menerapkan
dasar-dasar ilmu biomedik, ilmu klinik, ilmu perilaku dan epidemiologi dalam
praktik kedokteran.
4. Keterampilan pengelolaan
masalah kesehatan pada indivivu, keluarga ataupun masyarakat denga cara yang
komprehensif, holistik, bersinambung, terkoordinasi dan bekerja sama dalam
konteks Pelayanan Kesehatan Primer.
5. Memanfaatkan, menilai secara
kritis dan mengelola informasi.
6. Mawas diri dan mengembangkan
diri/belajar sepanjang hayat.
7. Menjunjung tinggi etika,
moral dan profesionalisme dalam praktik.
Ketujuh
area kompetensi itu sebenarnya adalah “kemampuan dasar” seorang “dokter” yang
menurut WFME (World Federation for Medical Education) disebut “basic medical
doctor”.
Tugas
seorang “dokter” adalah meliputi hal-hal sebagai berikut:
a. Melakukan pemeriksaan pada
pasien untuk mendiagnosa penyakit pasien secara cepat dan memberikan terapi
secara cepat dan tepat.
b. Memberikan terapi untuk
kesembuhan penyakit pasien.
c. Memberikan pelayanan
kedokteran secara aktif kepada pasien pada saat sehat dan sakit.
d. Menangani penyakit akut dan
kronik.
e. Menyelenggarakan rekam medis
yang memenuhi standar.
Tugas 2 Softskill
Arsitektur Telematika
Istilah arsitektur
mencakup merancang atau mendesain sebuah aplikasi, atau dimana komponen yang
membentuk suatu sistem diolah dan ditempatkan agar komponen tersebut dapat
berinteraksi. Arsitektur sistem harus berdasarkan konfigurasi sistem secara keseluruhan
yang akan menjadi tempat dari DBMS, basis data dan aplikasi yang
memanfaatkannya yang juga akan menentukan bagaimana pemakai dapat berinteraksi
dengannya. Sehingga dapat diartikan, Arsitektur Telematika adalah
sebuah aplikasi yang secara logic berada diantara lapisan aplikasi (application
layer dan lapisan data dari sebuah arsitektur layer – layer TCP/IP) yang dapat
meningkatkan hubungan jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.
Karena keterbatasan sistem file sharing,
dikembangkanlah Arsitektur Client-Server. Arsitektur Client-Server merupakan
sebuah aplikasi yang bertugas untuk membagi pekerjaan antara server(penyedia
layanan) dan client. Client dan server terkadang menggunakan jaringan komputer
pada hardware yang terpisah. Sedangkan server dapat menjalankan satu atau lebih
program untuk memberikan data-data pada client. Arsitektur client – server
telematika terdiri dari 2 buah arsitektur yakni, arsitektur sisi client dan
sisi servernya.
Asitektur Sisi Client
Arsitektur Client
merujuk pada pelaksanaan atau penyimpanan data pada browser (atau klien) sisi
koneksi HTTP. JavaScript adalah sebuah contoh dari sisi klien eksekusi, dan
cookie adalah contoh dari sisi klien penyimpanan.
Karakteristik Klien :
·
Memulai terlebih
dahulu permintaan ke server.
·
Menunggu dan menerima
balasan.
·
Terhubung ke sejumlah
kecil server pada waktu tertentu.
·
Berinteraksi langsung
dengan pengguna akhir, dengan menggunakan GUI.
Arsitektur Sisi Server
Sebuah eksekusi sisi
server adalah server Web khusus eksekusi yang melampaui standar metode HTTP itu
harus mendukung. Sebagai contoh, penggunaan CGI script sisi server khusus tag
tertanam di halaman HTML; tag ini memicu tindakan terjadi atau program untuk
mengeksekusi.
Karakteristik Server:
·
Selalu menunggu
permintaan dari salah satu klien.
·
Melayani klien
permintaan kemudian menjawab dengan data yang diminta ke klien.
·
Sebuah server dapat
berkomunikasi dengan server lain untuk melayani permintaan klien.
·
Jenis-jenisya yaitu :
web server, FTP server, database server, E-mail server, file server, print
server. Kebanyakan web layanan ini juga jenis server.
Kolaborasi Client – Server
1. Standalone (one-tier)
Pada arsitektur ini semua pemrosesan dilakukan pada mainframe.
Kode aplikasi, data dan semua komponen sistem ditempatkan dan dijalankan pada
host. Seperti terlihat pada gambar 1.1.

Walaupun komputer
client dipakai untuk mengakses mainframe, tidak ada pemrosesan yang terjadi
pada mesin ini, dan karena mereka “dump-client” atau “dump-terminal”. Tipe
model ini, dimana semua pemrosesan terjadi secara terpusat, dikenal sebagai
berbasis-host. Sekilas dapat dilihat kesalahan pada model ini. Ada dua masalah
pada komputasi berbasis host: Pertama, semua pemrosesan terjadi pada sebuah
mesin tunggal, sehingga semakin banyak user yang mengakses host, semakin
kewalahan jadinya. Jika sebuah perusahaan memiliki beberapa kantor pusat, user
yang dapat mengakses mainframe adalah yang berlokasi pada tempat itu,
membiarkan kantor lain tanpa akses ke aplikasi yang ada.
Pada saat itu jaringan
sudah ada namun masih dalam tahap bayi, dan umumnya digunakan untuk
menghubungkan terminal dump dan mainframe. Internet baru saja dikembangkan oleh
pemerintah US dan pada saat itu dikenal sebagai ARPANET. Namun keterbatasan
yang dikenakan pada user mainframe dan jaringan telah mulai dihapus.
2. Client/Server
(two-tier)
Dalam model
client/server, pemrosesan pada sebuah aplikasi terjadi pada client dan server.
Client/server adalah tipikal sebuah aplikasi two-tier dengan banyak client dan
sebuah server yang dihubungkan melalui sebuah jaringan, seperti terlihat dalam
gambar 1.2. Aplikasi ditempatkan pada komputer client dan mesin database
dijalankan pada server jarak-jauh. Aplikasi client mengeluarkan permintaan ke
database yang mengirimkan kembali data ke client-nya.
Dalam client/server,
client-client yang cerdas bertanggung jawab untuk bagian dari aplikasi yang
berinteraksi dengan user, termasuk logika bisnis dan komunikasi dengan server
database. Tipe-tipe tugas yang terjadi pada client adalah :
·
Antarmuka pengguna
·
Interaksi database
·
Pengambilan dan
modifikasi data
·
Sejumlah aturan bisnis
·
Penanganan kesalahan
Server database berisi
mesin database, termasuk tabel, prosedur tersimpan, dan trigger (yang juga
berisi aturan bisnis). Dalam sistem client/server, sebagian besar logika bisnis
biasanya diterapkan dalam database. Server database manangani :
·
Manajemen data
·
Keamanan
·
Query, trigger,
prosedur tersimpan
·
Penangan kesalahan
Arsitektur
client/server merupakan sebuah langkah maju karena mengurangi beban pemrosesan
dari komputer sentral ke komputer client. Ini berarti semakin banyak user
bertambah pada aplikasi client/server, kinerja server file tidak akan menurun
dengan cepat. Dengan client/server user dair berbagai lokasi dapat mengakses
data yang sama dengan sedikit beban pada sebuah mesin tunggal. Namun masih
terdapat kelemahan pada model ini. Selain menjalankan tugas-tugas tertentu,
kinerja dan skalabilitas merupakan tujuan nyata dari sebagian besar aplikasi.
Model client/server memiliki sejumlah
keterbatasan :
·
Kurangnya skalabilitas
·
Koneksi database
dijaga
·
Tidak ada
keterbaharuan kode
·
Tidak ada tingkat
menengah untuk menangani keamanan dan transaksi
Aplikasi-aplikasi
berbasis client/server memiliki kekurangan pada skalabilitas. Skalabilitas
adalah seberapa besar aplikasi bisa menangani suatu kebutuhan yang meningkat –
misalnya, 50 user tambahan yang mengakses aplikasi tersebut. Walaupun model
client/server lebih terukur daripada model berbasis host, masih banyak
pemrosesan yang terjadi pada server. Dalam model client/server semakin banyak
client yang menggunakan suatu aplikasi, semakin banyak beban pada server.
Koneksi database harus
dijaga untuk masing-masing client. Koneksi menghabiskan sumber daya server yang
berharga dan masing-masing client tambahan diterjemahkan ke dalam satu atau
beberapa koneksi. Logika kode tidak bisa didaur ulang karena kode aplikasi ada
dalam sebuah pelaksanaan executable monolitik pada client. Ini juga menjadikan
modifikasi pada kode sumber sulit. Penyusunan ulang perubahan itu ke semua
komputer client juga membuat sakit kepala.
Keamanan dan transaksi
juga harus dikodekan sebagai pengganti penanganan oleh COM+/MTS. Bukan berarti
model client/server bukanlah merupakan model yang layak bagi aplikasi-aplikasi.
Banyak aplikasi yang lebih kecil dengan jumlah user terbatas bekerja sempurna
dengan model ini. Kemudahan pengembangan aplikasi client/server turut
menjadikannya sebuah solusi menarik bagi perusahaan.
Pengembangan umumnya
jauh lebih cepat dengan tipe sistem ini. Siklus pengembangan yang lebih cepat
ini tidak hanya menjadikan aplikasi meningkat dan berjalan dengan cepat namun
juga lebih hemat biaya.
3. Three-Tier /
Multi-Tier
Model three-tier atau
multi-tier dikembangkan untuk menjawab keterbatasan pada arsitektur
client/server. Dalam model ini, pemrosesan disebarkan di dalam tiga lapisan
(atau lebih jika diterapkan arsitektur multitier). Lapisan ketiga dalam
arsitektur ini masing-masing menjumlahkan fungsionalitas khusus. Yaitu :
·
Layanan presentasi
(tingkat client)
·
Layanan bisnis
(tingkat menengah)
·
Layanan data (tingkat
sumber data)
Layanan presentasi
atau logika antarmuka pengguna ditempatkan pada mesin client. Logika bisnis
dikeluarkan dari kode client dan ditempatkan dalam tingkat menengah. Lapisan
layanan data berisi server database. Setiap tingkatan dalam model three-tier
berada pada komputer tersendiri, seperti pada gambar 1.3
Konsep model three-tier adalah model yang membagi fungsionalitas
ke dalam lapisan-lapisan, aplikasiaplikasi mendapatkan skalabilitas,
keterbaharuan, dan keamanan.sumber : https://nidafe.wordpress.com/2015/10/12/arsitektur-telematika/
https://aditpato7.wordpress.com/2011/10/26/arsitektur-telematika/
Tugas 1 Softskill
Peranan Bahasa Indonesia
Peranan Bahasa Indonesia
Setiap Negara pasti mempunyai bahasanya masing-masing, begitupun Negara Indonesia. Indonesia memiliki bahasanya sendiri yaitu Bahasa Indonesia Bahasa mempunyai banyak fungsi, salah satunya adalah sebagai alat komunikasi antar manusia. Dengan bahasa semua hal dapat dimengerti maksud dan tujuan tertentu. Selain itu bahasa juga digunakan untuk menyampaikan sesuatu hal, gagasan (pendapat), ide kepada orang lain agar bisa memahami apa yang kita inginkan. contoh nya dalam mengerjakan tugas kelompok menyampaikan ide atau gagasan pendapat dalam mengerjakan selain itu bahasa juga adalah cara yang berbicara umum di negara indonesia kita ini mengapa di sebut seperti itu karena agar lebih mudah dalam memahami dan cara berbicara
Menurut Sunaryo : tanpa adanya bahasa, IPTEK tidak dapat tumbuh dan berkembang. Selain itu bahasa Indonesia di dalam struktur budaya memiliki fungsi sebagai sarana berpikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tanpa adanya peran bahasa, ilmu pengetahuan dan teknologi tidak akan dapat berkembang.
A. Peranan Bahasa Indonesia dalam kaitannya dengan jurusan sistem informasi
Sistem informasi yaitu suatu sistem yang menyediakan informasi untuk manajemen dalam mengambil keputusan dan juga untuk menjalankan operasional perusahaan, di mana sistem tersebut merupakan kombinasi dari orang-orang, teknologi informasi dan prosedur-prosedur yang tergorganisasi.
Sistem informasi jg mempunyai pengertian lain yaitu gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi.
Sistem informasi jg mempunyai pengertian lain yaitu gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi.
Dari penjelasan diatas, bahasa berfungsi sebagai sarana berpikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Implikasinya di dalam pengembangan daya nalar, menjadikan bahasa sebagai prasarana berpikir modern.Sedangkan system informasi adalah gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi. Tanpa adanya bahasa mungkin kita tidak dapat berkomunikasi atau berinteraksi dengan individu lainnya dan tidak dapat memberikan informasi.
B. Fungsi Bahasa Indonesia
Menurut Hallyday (1992) Fungsi bahasa sebagai alat komunikasi untuk keperluan:
a) Fungsi instrumental, bahasa digunakan untuk memperoleh sesuatu
b) Fungsi regulatoris, bahasa digunakann untuk mengendalikan prilaku orang lain
c) Fungsi intraksional, bahasa digunakan untuk berinteraksi dengan orang lain
d) Fungsi personal, bahasa dapat digunakan untuk berinteraksi dengan orang lain
e) Fungsi heuristik, bahasa dapat digunakan untuk belajar dan menemukan sesuatu
f) Fungsi imajinatif, bahasa dapat difungsikan untuk menciptakan dunia imajinasi
g) Fungsi representasional, bahasa difungsikan untuk menyampaikan informasi dan teknologi
a) Fungsi instrumental, bahasa digunakan untuk memperoleh sesuatu
b) Fungsi regulatoris, bahasa digunakann untuk mengendalikan prilaku orang lain
c) Fungsi intraksional, bahasa digunakan untuk berinteraksi dengan orang lain
d) Fungsi personal, bahasa dapat digunakan untuk berinteraksi dengan orang lain
e) Fungsi heuristik, bahasa dapat digunakan untuk belajar dan menemukan sesuatu
f) Fungsi imajinatif, bahasa dapat difungsikan untuk menciptakan dunia imajinasi
g) Fungsi representasional, bahasa difungsikan untuk menyampaikan informasi dan teknologi
Bahasa Indonesia itu sendiri sebagai indentitas diri bangsa Indonesia juga sebagai pemersatu bangsa berisi tentang kata baku yang sudah di sesuaikan dengan kepribadian bangsa Indonesia itu sendiri selain itu juga sebagai alat komunikasi lisan maupun tulisan dengan bahasa Indonesia
semua perbedaan bisa di satukan dengan bahasa yang sama yaitu bahasa Indonesia.
semua perbedaan bisa di satukan dengan bahasa yang sama yaitu bahasa Indonesia.
selain itu
Bahasa Indonesia juga digunakan sebagai lambang negara, indentitas
negara, alat pemersatu bangsa dan antar budaya, memahami IPTEK, mewujudkan
sastra, dan lain-lain
C. Perkembangan Bahasa Indonesia dan IPTEK
Dalam perkembangan IPTEK, Bahasa
digunakan sebagai penghubung dan wadah untuk saling memahami ilmu pengetahuan.
Tanpa menggunakan Bahasa Indonesia, Indonesia akan susah dalam mengembangkan
ilmu pengetahuan dikarenakan mayoritas warga negara Indonesia menggunakan
Bahasa Indonesia. Jika Bahasa Indonesia berkembang, maka tak heran IPTEK di
Indonesia ikut berkembang.
Kesimpulan dari bahasa adalah sarana komunikasi antara satu dengan yang lainnya. Dengan kata lain, bahasa merupakan wahana penyampai informasi, agar kita dapat mengerti informasi yang disampaikan tersebut.
Kesimpulan dari bahasa adalah sarana komunikasi antara satu dengan yang lainnya. Dengan kata lain, bahasa merupakan wahana penyampai informasi, agar kita dapat mengerti informasi yang disampaikan tersebut.
Tugas TOU 2 PRODUKSI
A. Produksi
Produksi merupakan suatu kegiatan yang dikerjakan untuk menambah nilai guna suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan. Kegiatan menambah daya guna suatu benda tanpa mengubah bentuknya dinamakan produksi jasa. Sedangkan kegiatan menambah daya guna suatu benda dengan mengubah sifat dan bentuknya dinamakan produksi barang.
Produksi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk mencapai kemakmuran. Kemakmuran dapat tercapai jika tersedia barang dan jasa dalam jumlah yang mencukupi. Orang atau perusahaan yang menjalankan suatu proses produksi disebut Produsen. Di dalam kegiatan produksi pasti ada modal. Modal adalah semua alat yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan barang dan jasa, dengan imbalan berupa bunga modal kepada pemodal. Modal dibagi 4, yaitu :
- Modal tetap.
- Modal lancar.
- Modal sendiri.
- Modal asing
Modal tetap adalah modal yang memberikan jasa untuk proses produksi dalam waktu lama, atau lebih dari satu kali putaran proses produksi. Modal lancar adalah modal yang memberikan jasa hanya sekali dalam proses produksi. Modal ini sekali dipakai dalam proses produksi, kemudian berubah sifat atau wujudnya menjadi barang lain. Modal sendiri adalah modal yang diserahkan pemilik modal kepada badan usaha. Laba yang diperoleh dan tidak atau belum diserahkan kepada pemilik modal, dengan sendirinya digolongkan sebagai modal sendiri.
Modal asing adalah modal yang diberikan oleh orang-orang atau badan-badan lain kepada suatu badan usaha sebagai pinjamn.
Faktor-faktor Produksi :
1. Alam.
2. Tenaga kerja.
3. Modal.
4. Kewirausahaan. Sektor-sektor produksi :
- Primer.
- Sekunder.
- Tersier.
- Publik.
- Swasta.
- Konsumsi.
- Investasi.
Q = f (X1, X2, X3, … Xn)
Q = output
X = input
Ketika input-input produksi terdiri dari capital, labour, resources dan technology maka persamaan produksi menjadi sebagai berikut:
Q = f (C, L, R, T)
Q = Quantity, atau jumlah barang yang dihasilkan
f = Fungsi, atau simbol persamaan fungsional
C = Capital, atau modal atau sarana yang digunakan
L = Labour, tenaga kerja
R = Resources, sumber daya alam
T = Technology, teknologi dan kewirausahaan
B. Pasar
1. Pasar monopoli
Pasar monopoli adalah suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai "monopolis".
Sebagai penentu harga (price-maker), seorang monopolis dapat menaikan atau mengurangi harga dengan cara menentukan jumlah barang yang akan diproduksi; semakin sedikit barang yang diproduksi, semakin mahal harga barang tersebut, begitu pula sebaliknya. Walaupun demikian, penjual juga memiliki suatu keterbatasan dalam penetapan harga. Apabila penetapan harga terlalu mahal, maka orang akan menunda pembelian atau berusaha mencari atau membuat barang subtitusi (pengganti) produk tersebut atau —lebih buruk lagi— mencarinya di pasar gelap (black market).
2. Pasar Oligopoli
Oligopoli adalah suatu bentuk pasar dimana terdapat dominasi sejumlah pemasok dan penjual. Pada kenyataannya, Sistem oligopoli yang ada, memiliki konsentrasi pasar yang tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa persentase yang besar dari pasar Oligopoli ditempati oleh perusahaan-perusahaan komersial negara terkemuka. Perusahaan-perusahaan ini membutuhkan perencanaan strategis untuk mempertimbangkan reaksi dari pesaing lain yang ada di pasar. Oligopoli dalam praktek pasar bebas, sangat menguntungkan para pemilik modal yang banyak.
3. Pasar Persaingan Sempurna
Pasar persaingan sempurna (penerima harga (price-taker). Barang dan jasa yang dijual di pasar ini bersifat homogen dan tidak dapat dibedakan. Semua produk terlihat identik. Pembeli tidak dapat membedakan perfect competition) adalah sebuah jenis pasar dengan jumlah penjual dan pembeli yang sangat banyak dan produk yang dijual bersifat homogen. Harga terbentuk melalui mekanisme pasar dan hasil interaksi antara penawaran dan permintaan sehingga penjual dan pembeli di pasar ini tidak dapat memengaruhi harga dan hanya berperan sebagai peapakah suatu barang berasal dari produsen A, produsen B, atau produsen C? Oleh karena itu, promosi dengan iklan tidak akan memberikan pengaruh terhadap penjualan produk.
C. Pendapatan Nasional
Pendapatan nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga (RTK) di suatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi dalam satu periode, biasanya selama satu tahun.
1. Produk Domestik Bruto (GDP)
Produk domestik bruto (Gross Domestic Product) merupakan jumlah nilai produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara (domestik) selama satu tahun. Dalam perhitungan GDP ini, termasuk juga hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/orang asing yang beroperasi di wilayah negara yang bersangkutan. Barang-barang yang dihasilkan termasuk barang modal yang belum diperhitungkan penyusutannya, karenanya jumlah yang didapatkan dari GDP dianggap bersifat bruto/kotor.
2. Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.
D. Metode Perhitungan Pendapatan Nasional
Metode Produksi
Pendapatan nasional merupakan penjumlahan dari seluruh nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh sector ekonomi masyarakat dalam periode tertentu
Y = [(Q1 X P1) + (Q2 X P2) + (Qn X Pn) ……]
Metode Pendapatan
Pendapatan nasional merupakan hasil penjumlahan dari seluruh penerimaan(rent, wage, interest, profit) yang diterima oleh pemilik factor produksi adalam suatu negara selama satu periode.
Y = r + w + i + p
Metode Pengeluaran
Pendapatan nasional merupakan penjumlahan dari seluruh pengeluaran yang dilakukan oleh seluruh rumah tangga ekonomi (RTK,RTP,RTG,RT Luar Negeri) dalam suatu Negara selama satu tahun.
Y = C + I + G + (X – M)
http://id.wikipedia.org/wiki/Pasar_persaingan_sempurna
http://id.wikipedia.org/wiki/Produksi
http://hafizhhidayat.blogspot.com/2015/04/tugas-tou2-minggu-ke-2.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Pasar_monopoli
https://zonegirl.wordpress.com/2012/01/06/pengertian-monopoli-dan-oligopoli/
Produksi merupakan suatu kegiatan yang dikerjakan untuk menambah nilai guna suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan. Kegiatan menambah daya guna suatu benda tanpa mengubah bentuknya dinamakan produksi jasa. Sedangkan kegiatan menambah daya guna suatu benda dengan mengubah sifat dan bentuknya dinamakan produksi barang.
Produksi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk mencapai kemakmuran. Kemakmuran dapat tercapai jika tersedia barang dan jasa dalam jumlah yang mencukupi. Orang atau perusahaan yang menjalankan suatu proses produksi disebut Produsen. Di dalam kegiatan produksi pasti ada modal. Modal adalah semua alat yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan barang dan jasa, dengan imbalan berupa bunga modal kepada pemodal. Modal dibagi 4, yaitu :
- Modal tetap.
- Modal lancar.
- Modal sendiri.
- Modal asing
Modal tetap adalah modal yang memberikan jasa untuk proses produksi dalam waktu lama, atau lebih dari satu kali putaran proses produksi. Modal lancar adalah modal yang memberikan jasa hanya sekali dalam proses produksi. Modal ini sekali dipakai dalam proses produksi, kemudian berubah sifat atau wujudnya menjadi barang lain. Modal sendiri adalah modal yang diserahkan pemilik modal kepada badan usaha. Laba yang diperoleh dan tidak atau belum diserahkan kepada pemilik modal, dengan sendirinya digolongkan sebagai modal sendiri.
Modal asing adalah modal yang diberikan oleh orang-orang atau badan-badan lain kepada suatu badan usaha sebagai pinjamn.
Faktor-faktor Produksi :
1. Alam.
2. Tenaga kerja.
3. Modal.
4. Kewirausahaan. Sektor-sektor produksi :
- Primer.
- Sekunder.
- Tersier.
- Publik.
- Swasta.
- Konsumsi.
- Investasi.
Q = f (X1, X2, X3, … Xn)
Q = output
X = input
Ketika input-input produksi terdiri dari capital, labour, resources dan technology maka persamaan produksi menjadi sebagai berikut:
Q = f (C, L, R, T)
Q = Quantity, atau jumlah barang yang dihasilkan
f = Fungsi, atau simbol persamaan fungsional
C = Capital, atau modal atau sarana yang digunakan
L = Labour, tenaga kerja
R = Resources, sumber daya alam
T = Technology, teknologi dan kewirausahaan
B. Pasar
1. Pasar monopoli
Pasar monopoli adalah suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai "monopolis".
Sebagai penentu harga (price-maker), seorang monopolis dapat menaikan atau mengurangi harga dengan cara menentukan jumlah barang yang akan diproduksi; semakin sedikit barang yang diproduksi, semakin mahal harga barang tersebut, begitu pula sebaliknya. Walaupun demikian, penjual juga memiliki suatu keterbatasan dalam penetapan harga. Apabila penetapan harga terlalu mahal, maka orang akan menunda pembelian atau berusaha mencari atau membuat barang subtitusi (pengganti) produk tersebut atau —lebih buruk lagi— mencarinya di pasar gelap (black market).
2. Pasar Oligopoli
Oligopoli adalah suatu bentuk pasar dimana terdapat dominasi sejumlah pemasok dan penjual. Pada kenyataannya, Sistem oligopoli yang ada, memiliki konsentrasi pasar yang tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa persentase yang besar dari pasar Oligopoli ditempati oleh perusahaan-perusahaan komersial negara terkemuka. Perusahaan-perusahaan ini membutuhkan perencanaan strategis untuk mempertimbangkan reaksi dari pesaing lain yang ada di pasar. Oligopoli dalam praktek pasar bebas, sangat menguntungkan para pemilik modal yang banyak.
3. Pasar Persaingan Sempurna
Pasar persaingan sempurna (penerima harga (price-taker). Barang dan jasa yang dijual di pasar ini bersifat homogen dan tidak dapat dibedakan. Semua produk terlihat identik. Pembeli tidak dapat membedakan perfect competition) adalah sebuah jenis pasar dengan jumlah penjual dan pembeli yang sangat banyak dan produk yang dijual bersifat homogen. Harga terbentuk melalui mekanisme pasar dan hasil interaksi antara penawaran dan permintaan sehingga penjual dan pembeli di pasar ini tidak dapat memengaruhi harga dan hanya berperan sebagai peapakah suatu barang berasal dari produsen A, produsen B, atau produsen C? Oleh karena itu, promosi dengan iklan tidak akan memberikan pengaruh terhadap penjualan produk.
C. Pendapatan Nasional
Pendapatan nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga (RTK) di suatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi dalam satu periode, biasanya selama satu tahun.
1. Produk Domestik Bruto (GDP)
Produk domestik bruto (Gross Domestic Product) merupakan jumlah nilai produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara (domestik) selama satu tahun. Dalam perhitungan GDP ini, termasuk juga hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/orang asing yang beroperasi di wilayah negara yang bersangkutan. Barang-barang yang dihasilkan termasuk barang modal yang belum diperhitungkan penyusutannya, karenanya jumlah yang didapatkan dari GDP dianggap bersifat bruto/kotor.
2. Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.
D. Metode Perhitungan Pendapatan Nasional
Metode Produksi
Pendapatan nasional merupakan penjumlahan dari seluruh nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh sector ekonomi masyarakat dalam periode tertentu
Y = [(Q1 X P1) + (Q2 X P2) + (Qn X Pn) ……]
Metode Pendapatan
Pendapatan nasional merupakan hasil penjumlahan dari seluruh penerimaan(rent, wage, interest, profit) yang diterima oleh pemilik factor produksi adalam suatu negara selama satu periode.
Y = r + w + i + p
Metode Pengeluaran
Pendapatan nasional merupakan penjumlahan dari seluruh pengeluaran yang dilakukan oleh seluruh rumah tangga ekonomi (RTK,RTP,RTG,RT Luar Negeri) dalam suatu Negara selama satu tahun.
Y = C + I + G + (X – M)
http://id.wikipedia.org/wiki/Pasar_persaingan_sempurna
http://id.wikipedia.org/wiki/Produksi
http://hafizhhidayat.blogspot.com/2015/04/tugas-tou2-minggu-ke-2.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Pasar_monopoli
https://zonegirl.wordpress.com/2012/01/06/pengertian-monopoli-dan-oligopoli/
Makalah Digital : Organisasi yang Berkembang
Kelompok: Anggi Setiawan P, Ghali Azhar, Joshua M, Hafizh Hidayat
Kelas: 2KA31
Bab I.
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Organisasi pada zaman ini yang kita sebut dengan zaman teknologi sangatlah cepat dalam menyambut perkembangan apalagi di dalam bidang teknologi . Chester L. Bernard ( 1938 ) ,mengatakan bahwa organisasi adalah suatu sistem kerjasama dalam kata lain suatu rancangan yang dibuat oleh manusia untuk mencapai suatu tujuan. Setiap sistem yang dirancang maupun itu digital ataupun berbentuk manual sekalipun perlu dikembangkan demi meningkatkan efisiensi dan efektifitas dari sebuah wadah yang menopang sistem tersebut . Organisasi berwadahakan manusia jadi manusia sebagai wadah dari organisasi harus dikembangkan dan dimajukan terus Sumber Daya dan teknologi yang berada di dalammnya . Makalah ini dibuat untuk melihat bagaimana organisasi dapat berkembang dan mencapai titik puncak keberhasilan dari kinerja suatu organisasi .
1.2 Permasalahan
Sebagai salah satu sistem yang dirancang oleh manusia pasti memiliki kelemahan oleh karena itu organisasi yang mencoba untuk berkembang dan mencapat titik keberhasilan tersebut pasti akan dihadapkan dengan yang namanya permasalahan,bisa jadi berupa kualitas dari sebuah manajemen ataupun kinerja dari individu-individu yang sebagai sumber daya manusia ataupun kesalahan-kesalahan teknis yang terjadi di dalamnya.
Adapun dalam makalah ini kami akan mencoba untuk menunjukan bahwa semua ini dapat diselesaikan dengan cara-cara yang efektif dan dapat membuat organisasi berkembang jauh lebih pesat lagi, dan kami juga akan memberikan contoh-contoh dan penjelasan-penjelasan penting tentang permasalahan internal dan eksternal yang dapat menghalangi organisasi untuk berkembang. Garis besar tentang Organisasi Berkembang ( Organization Development ) akan kami bahas pada bab 2.
Bab II.
PEMBAHASAN dan TEORI-TEORI PENDUKUNG
Pengertian Dasar Organisasi yang berkembang adalah Organisasi yang menuju taraf kemapanan suatu sistem manajemen beserta dengan kemajuan sumber dayanya . Sebagai organisasi yang berkembang orang-orang yang bekerja di dalam manajemen organisasi ini harus berpikir dan mengambil keputusan-keputusan yang efektif untuk perkembangan dari sebuah organisasi . Dalam organisasi pasti terdapat suatu sistem untuk membantu kita dalam mengambil keputusan untuk perkembangan organisasi yaitu Decision Support System yang berguna untuk membantu kita dalam mengambil keputusan di dalam suatu organisasi . Sistem pengambilan keputusan yang berbasis teknologi sistem informasi ini bisa berdampak besar terhadap kemajuan dan perkembangan suatu perusahaan. Sebelum masuk ke dalam DSS secara lebih jauh lagi mari kita ketahui terlebih dahulu tentang ciri-ciri dan sistem dari Organisasi yang berkembang.
Ciri-ciri dari organisasi yang berkembang berupa :
a. Organisasi yang berkembang pasti akan diperhatikan kinerjanya dan perkembangannya oleh masyarakat secara langsung,berbeda dengan organiasasi-organisasi yang sudah suskes yang dalam kata lain masyarakat sudah mengetahui dan memandang organisasi tersebut sebagai organisasi yang hebat, jadi sedikit celah atau hambatan yang dapat dinilai dan dikoreksi oleh masyarakat.
b. Berkembangnya organisasi pasti dapat diselimuti dengan permasalahan,isu-isu,dan berbagai macam gejolak,seperti kasus-kasus,dll. Organisasi yang sudah berhenti berkembang atau dalam kata lain pasti secara alamiahnya akan dapat menaganani masalah-masalah yang dihadapi dengan lebih efektif sehingga masyarakat tidak perlu mengetahui secara luas tentang permasalahan tersebut.
c.Jaringan komunikasi dengan organisasi yang lain masih terbatas dan perlu ditambah lagi.
d.Keuntungan yang didapatkan belum mencapai angka maksimal atau keuntungan maksimum,hal ini tidak berlaku bagi organisasi non-profit,dan berapa besar keuntungannya dapat kita liat di internet melalui Nett Worth ( berartikan kisaran keuntungan yang didapatkan oleh suatu perusahaan).
Sistem Organisasi yang berkembang:
1. Sistem Go Public=sistem organisasi yang lebih kepada perusahaan yang memperjual belikan sahamnya melalui pasar saham.
2.Holding Company=menggabungkan perusahaan untuk kegiatan ekonomi.
Dari ciri-ciri diatas kita dapat merangkum struktur dan permasalahan apa saja yang dapat diselesaikan oleh sebuah organisasi yang berkembang. Organisasi yang berkembang memiliki masalah-masalah yang dapat menghambat perkembangan perusahaan. Dapat dilihat bahwa kekurangan-kekurangan diatas yang berupa kekurangan JarKom,profit,disturbance handling ( penanganan situasi/ masalah ), dan citra di depan masyarakat,menjadi ciri utama dari organisasi yang berkembang.
Kembali lagi kepada pembuatan keputusan bagi organisasi yang berkembang , dalam pengambilan keputusan ada berbagai macam teori-teori yang berguna sebagai pendukung perkembangan organisasi berikut saya jabarkan teori-teorinya:
a. Teori Neo-Classical
Teori ini berfokuskan kepada satu inti yaitu perkembangan suatu organisasi yang berintikan kepada kinerja manusianya. Manusia sebagai sumber berkembangnya organisasi. Teori Neo klasik ini sangat bertumpu pada Manpower dan Mass Laborforce ,yang berartikan organisasi dapat berkembang dari integritas individunya dan kesatuan para penopangnya dalam kata lain pekerja-pekerja secara keseluruhan di dalam organisasi. Dalam kata lain teori Neo klassikal mendukung adanya kesadaran manusia untuk dapat merubah lingkungannya dalam pembahasan ini untuk mengubah sebuah organisasi. Dalam manajemen organisasi yang melakukan bagian dalam mengembangkan sumber daya manusia adalah manajemen personalia. Manajemen personalia sangat berperan penting karena mereka dapat merekrut SDM yang berkualitas,dan menghubungkan individu-individu dari berbagai lingkup manajemen .
b.Teori Classical
Berfokuskan kepada sistem secara menyeluruh dari suatu organisasi tersebut, jadi perkembangan suatu organisasi perlu didiskuksikan secara birokrasi dan melingkupi semua anggota organisasi. Teori ini juga berfikuskan kepada administrasi dari sebuah organiasasi yanng mengaturkan tahapan perubahan organisasi bukan hanya dari sudut pandang manusia saja akan tetapi dari bagian sistem juga.
Jadi kedua teori yanng diatas inilah yanng mendukung perkembangan suatu organisasi, berkembang melalui manusia beserta dengan kemajuan sistem. Dibawah ini akan dijabarkan cara-cara untuk memajukan organisasi.
1.Organiasasi dapat dikembangkan dengan meningkatkan kretivitas dan kinerja dari individu-individunya,kita dapat menggunakan Office Automation untuk meningkatkan organisasi dengan office automation pekerja yang bekerja dalam suatu organisasi kinerjanya dapat meningkat dengan adanya bantuan alat-alat teknologi modern yang membuat para pekerja tidak bosan untuk bekerja dan lebih efisien dalam bekerja.
2.Penggunaan Decision Support System, jika DSS digunakan dengan benar maka sistem perushaan akan menjadi lebih baik lagi dan berkembang secara pesat dikarenakan DSS menyelesaikan masalah organisasi dengan lebih cepat menggunakan program yang dirancang oleh programmer yang diterapkan did dalam sistem, lebih terstruktur,lebih menghemat biaya,waktu dan uang. Dengan melakukan penanganan kedua ini sistem akan lebih terjaga dan manajemen dapat mengambil keputusan-keputusan yang benar dalam menentukan arah organisasi.
3.Menguatkan Basis Data dalam suatu organisasi merupakan hal yang penting,organisasi akan kuat jika tempat menyimpan data-data yang diperlukan pun terintegrasi satu dengan yang lainnya atau sub-sistem berhubungan dengan sistem inti.
4.Mengadakan Training untuk meningkatkan kualitas individu dalam organisasi,selain training bisa juga mengadakan seminar.
5.Memperluas jaringan komunikasi atau bisa diartikan bagi organisasi yang ingin mendapatkan profit sebagai menambahkan rekan kerja .
6.Memperkuat sistem Final Report dalam setiap bulan sebagai review dari setiap pekerjaan yang dilakukan oleh setiap bagian manajemen dalam suatu organisasi.
Bab III.
KESIMPULAN
Organisasi yang berkembang harus tetap memperhatikan konsistensi dari SDM dan sistem itu sendiri.Dari pembahasan diatas sudah dijabarkan bagaimana cara-cara untuk mengembangakan suatu organisasi dan kita sudah mengetahui bahwa organisasi dapat berkembang bila ada hubungan yang erat antara individu,manajemen,sistem.
Jadi Organisasi berkembang juga tergantung kepada manusianya itu sendiri dikarenakan manusia yang membuat suatu aturan atau sistem dalam organisasi ,manusia juga dapat mengembangkannya dengan menyadari kelemahan-kelemahan organisasi dan dengan menerapkan prnsip-prinsip keterkaitan antar manajemen di dalam suatu organisasi.
Langganan:
Postingan (Atom)

